Friday, April 5, 2013

tugas bahasa inggris

ex. incorporate: menggabungkan.

invoice: faktur
inscription: prasasti
increase: meningkat
infirm: lemah
infancy: masa kanak-kanak

Wednesday, January 23, 2013

Nonton film Indonesia, yuk!

Suka nonton film ngga? Gue sih suka banget.
Dari nonton di bioskop, beli dvd bajakannya sampe film download-an. Pokoknya, kalo bisa nonton film yg dapet kualitas gambar sebagus mungkin dan dengan mengeluarkan uang sesedikit mungkin, hehehe.

Kualitas gambar dan suara yg bagus udah pasti didapet nonton di bioskop atau ke festival film. Kalo ngeluarin uang sesedikit mungkin itu download film, yg  ini gratis malahan. Atau bisa dateng ke screening yg biasanya diadain di kafe-kafe tertentu. Nah, yg paling ngga banget itu emang beli dvd bajakan (Alhamdulillah, udah ngga pernah beli lagi)

Film  pertama yg gue tonton di bioskop adalah Petualangan Sherina (2000), waktu itu masih SD dan ini film musikal yg keren banget. Ngga kalah deh sama The Sound of Music. SMP doyan banget ke bioskop. SMA juga, tapi mulai pilih-pilih, ngga asal ke bioskop nonton gitu aja. Kira-kira tahun 2010, kalo nonton ke bioskop dominan nonton film Hollywood. Kenapa? Karena film-film Indonesia waktu itu yg diputar banyak jenis horsek alias horror esek-esek (horror berbumbu seks). Menjamur banget tuh tahun 2010 film horsek. Dari situ lah gue udah jarang nonton film Indonesia. Terus, makin lama harga tiket bioskop kan naik dan gue beralih ke download film deh (faktor kantong mahasiswa juga sih). Lagi-lagi yg ditonton film Hollywood dan Thailand. Bagus loh film-film Thailand. Mereka kayaknya total banget kalo bikin film. Sekalinya bikin horror, horror banget. Kalo lucu, bisa ketawa sampe sakit perut. Dan....... semakin tidak terjamah lah film Indonesia. Takut buang-buang duit aja ke bioskop kalo nonton film Indonesia, melihat film-film yg tayang kok ngga menarik (atau ekspektasi gue aja yg terlalu tinggi?). Kemudian gue dikasih film ini sama temen, judulnya Minggu Pagi di Victoria Park. berikut adalah trailernya.


Ceritanya tentang seorang anak petani bernama Mayang (Lola Amaria) yg menjadi TKW di Hongkong. Dia mencari kakaknya yg bernama Sekar (Titi Sjuman) yg juga seorang TKW. Kemudian Mayang bertemu dengan Gandi (Donny Damara) dan Vincent (Donny Alamsyah) yg juga ikut membantu mencari Sekar. Sekar ngga bisa pulang ke Indonesia karena terlibat hutang dengan lembaga kredit legal di Hongkong. Dari film ini gue jadi tau gambaran kehidupan TKW di sana itu seperti apa. Ternyata banyak lika-likunya. Pokoknya seru! Less drama, pas buat gue yg ngga suka nonton film cinta-cintaan menye-menye gitu. Ditambah banyak dialog Bahasa Jawa yg (buat gue) lucu banget. Gue ngebayangin kalo sebelumnya ditawarin nonton...

"eh, nonton yuk!"
"film apa?"
"Minggu Pagi di Victoria Park."
"ceritanya tentang apa?"
"tentang TKW yg ada di Hongkong gitu."
"duh, temanya ngga asik banget sih. Yang lain aja deh."

Ya gitu deh kira-kira. Tapi ternyata film nya oke. FYI, ini film keluaran tahun 2010 juga, which is nyelip-nyelip diantara film horsek itu. Antara gue cupu banget ngga tau ada film sebagus ini atau emang film horsek lebih ke ekspos. Buat gue, sebenernya film ini worth it banget ditonton di bioskop.

Dari sini gue mulai browsing film-film Indonesia lama. Film-film bagus yg gue lewatkan selama ini. Mulai dari jenis film pendek, film omnibus dan film-film Indonesia lainnya. Dan sekarang udah mulai surut tuh film horsek, film-film oke mulai naik ke permukaan. Kepercayaan gue terhadap film Indonesia muncul lagi, dan jadi ngga ragu lagi untuk nonton film Indonesia di bioskop. Beberapa film yg gue tunggu adalah Kisah Tiga Titik, oleh Lola Amaria juga yg bikin Minggu Pagi di Victoria Park, sama The Raid: Berandal yg bakal tayang 2014 nanti (masih lama ya -_-).

Yuk, nonton film Indonesia. Tapi pilih-pilih ya. Jangan pilih film yg ceritanya ngga menarik. Yaa, menarik ngga menarik emang tergantung selera. Tapi sebagai mahasiswa gue memilih untuk nonton film yg memberi pengalaman seru pas nonton. Film yg dibikin sutradara dengan niat memberikan karya terbaik, bukan yg money oriented.

Selamat menonton!

Friday, January 18, 2013

Tugas 4 Bahasa Indonesia 2



Tema: Akuntansi
Topik: Bentu-bentuk laporan keuangan

BAB I Pendahuluan
1.1   Latar Belakang
1.2   Batasan Masalah
1.3   Tujuan Penulisan

BAB II Tinjauan Pustaka
                2.1 Pengertian Neraca
                2.2 Pengertian Aktiva
                2.3 Pengertian Hutang
                2.4 Pengertian Modal

BAB III  Pembahasan
                3.1 Bentuk Neraca
                3.2 Bentuk Laporan Rugi-Laba

BAB IV Penutup
Daftar Pustaka



BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Bagi mereka yang mempunyai kepentingan terhadap suatu perkembangan perusahaan maka sangatlah perlu mengetahui kondisi keuangannya. Sebelum Investor menanamkan modalnya di perusahaan, maka Ia akan melakukan analisis terhadap laporan keuangan untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan yang bersangkutan. Oleh karena itu investor harus memahami bentuk-bentuk laporan keuangan yang menjadi acuan dalam menganalisis.

1.2   Batasan Masalah
Dalam penulisan ilmiah ini penulisa hanya menjabarkan bentuk-bentuk neraca dan ilustrasinya.

1.3   Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah memberi pemahaman mengenai bentuk-bentuk laporan keuangan.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Neraca
 Neraca adalah laporan yang sistematis tentang aktiva, hutang, serta modal dari suatu perusahanpada periode tertentu. Jadi tujuan neraca adalah untuk menunjukkan posisi keuangan pada waktu tertentu, biasanya pada penutupan buku.

2.2 Pengertian Aktiva
                Aktiva tidak sebatas pada kekayaan perusahaan yang berwujud saja, tetapi juga termasuk pengeluaran-pengeluaran yang belum dialokasikan.
Aktiva terdiri dari 2, yaitu:
a.       Aktiva lancer
b.      Aktiva tidak lancar

2.3 Pengertian Hutang
                Hutang adalah semua Kewajiban keuangan perusahaan kepada pihak lain yang belum terpenuhi, dimana hutang ini merupakan sumber dana atau modal perusahaan yang berasal dari kreditor.

2.4 Pengertian Modal
                Modal adalah kelebihan nilai aktiva yang dimiliki oleh perusahaan terhadap seluruh hutang-hutangnya.

BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Bentuk Neraca
Berikut adalah bentuk-bentuk dari neraca:
  1. Bentuk Skontro (Account Form)
Semua aktiva tercantum di sebelah kiri (debet) dan semua passiva tercantum di sebelah kanan (kredit)

  1. Bentuk Vertikal (Report Form)
Susunan aktiva dan passiva vertical.


  1. Bentuk neraca yang disesuaikan dengan kedudukan keuangan perusahaan.
Bentuk ini bertujuan agar kedudukan atau posisi keuangan yang dikehendaki nampak dengan jelas.


3.2 Bentuk Laporan Rugi-Laba
Prinsip-prinsip yang umumnya diterapkan dalam laporan Laba-Rugi adalah sebagai berikut:
  1. Bagian pertama menunjukkan penghasilan yang diperoleh dari usaha pokok perusahaan, diikuti dengan harga pokok dari barang/ jasa yang dijual sehingga diperoleh laba kotor.
  2. Bagian kedua menunjukkan biaya-biaya operasional yang terdiri dari biaya penjualan dan biaya umum.
  3. Bagian ketiga menunjukkan hasil-hasil yang diperoleh diluar operasi pokok perusahaan.
  4. Bagian keempat menunjukkan laba bersih sebelum pajak pendapatan.

bentuk laporan Rugi-Laba:
1.       Bentuk Single-Step.
Dengan menggabungkan semua penghasilan menjadi satu kelompok dan semua biaya dalam satu kelompok.


2.       Bentuk Multiple-Step
Dalam bentuk ini dilakukan pengelompokan yang lebih teliti sesuai dengan prinsip yang digunakan secara umum.


BAB IV
PENUTUP

Kondisi keuangan suatu perusahaan tercermin dari laporan keuangan yang dimiliki. Laporan keuangan ini bersifat sistematis, oleh karena itu harus diteliti langkah demi langkah tanpa melewatkan satu bagian apapun, dimulai dari neraca kemudian laporan rugi-laba. Keakuratan suatu laporan keuangan sangatlah penting, karena menunjang dalam kegiatan analisis laporan keuangan.
DAFTAR PUSTAKA
Munawir, S (1998). Analisa Laporan Keuangan. Jogjakarta: Liberty Yogyakarta.

Friday, November 30, 2012

tugas 3 BAHASA INDONESIA 2

Risca Damayanthi (26210025)
Setyo Rini Purbowati (26210489)
Supra Andalini Ferizky Shadhena (26210742)
 

Temukan padanan kata dalam Bahasa Indonesia pada contoh berikut. Selanjutnya pilih 5 kata dari 25 kata yang tersedia dan buat contoh kata buat dalam bentuk kalimat efektif (tepat secara gramatikal Bahasa Indonesia).
 1. Abnormal perfomanca index
 2. Adjustment
 3. Adjusted price
 4. Administrative expenses
 5. Advance payment
 6. Audit working paper
 7. Automatic premium loan
 8. Bank line
 9. Blanket expense policy
 10. Capital adequacy ratio (CAR)
 11. Cash disbursement
 12. Certified public accountant
 13. Checking account
 14. Collective rights of stockholders
 15. Competitive bid
 16. Completion bond
 17. Conditional sale floater (insurance)
 18. Consumer debenture
 19. Continuous budget
 20. Cost forecasting
 21. Cost of goods sold
 22. Economic entity
 23. Economic class
 24. Financial intermediary
 25. Financial reporting


Jawaban Kelompok :
1. Abnormal perfomanca index             : Indeks Kinerja abnormal
2. Adjustment                                     : Penyesuaian
3. Adjusted price                                : Harga yang disesuaikan
4. Administrative expenses                   : Biaya administrasi
5. Advance payment                            : Uang muka
6. Audit working paper                         : kertas kerja audit
7. Automatic premium loan                   : Pinjaman premi otomatis
8. Bank line                                         : jaringan Bank
9. Blanket expense policy                     : Kebijakan biaya seluruh harta
10. Capital adequacy ratio (CAR)           : Rasio kecukupan modal
11. Cash disbursement                          : Pembayaran tunai
12. Certified public accountant             : Akuntan publik bersertifikat
13. Checking account                            : Rekening giro
14. Collective rights of stockholders       : Hak kolektif pemegang saham
15. Competitive bid                              : Penawaran kompetitif
16. Completion bond                              : Penyelesaian obligasi
17. Conditional sale floater (insurance)       : Penjualan barang bergerak bersyarat (asuransi)
18. Consumer debenture                         : Konsumen obligasi konversi
19. Continuous budget                            : Anggaran berkelanjutan
20. Cost forecasting                               : Perkiraan biaya
21. Cost of goods sold                            : Harga Pokok Penjualan
22. Economic entity                               : Kekayaan ekonomi
23. Economic class                                 : Kelas ekonomi
24. Financial intermediary                       : Lembaga Perantara keuangan
25. Financial reporting                            : laporan keuangan


II. 5 KATA YANG DIBUAT KALIMAT EFEKTIF
1.  Financial Reporting                  : Laporan Keuangan
     Johnny menyusun laporan keuangan untuk Perusahaan Chevron.

2. Certified public accountant       : Akuntan Publik bersertifikat
     Grace adalah seorang Akuntan Publik bersertifikat.
    
3,  Advance payment                   : Uang muka
     Pak Hugo memberikan uang muka sebesar Rp 5.000.000,-

4. Financial intermediary              : Lembaga Perantara keuangan
     Bank merupakan salah satu Lembaga Perantara Keuangan.

5.  Administrative expenses           : Biaya administrasi
     Vincent membayar biaya administrasi di loket khusus.
                       


Saturday, November 3, 2012

tugas 2 BAHASA INDONESIA 2

Risca Damayanthi (26210025)
Setyo Rini Purbowati (26210489)
Supra Andalini Ferizky Shadhena (26210742)

Salah satu bentuk esei kritik ialah tinjauan buku. Kalian harus menemukan buku penunjang dalam bidang Akuntansi (buku populer). Untuk tugas ini, kalian harus membedakan antara tujuan tinjauan dan tujuan buku tersebut. Jadi tugas kalian ada 2, yaitu apa tujuan kalian melakukan tinjauan buku X dan apa tujuan penulis menyusun buku tersebut. Selanjutnya, tugas kalian adalah:
1. jelaskan apa tujuan esei kritik tinjauan buku tersebut.
2. tujuan penulis buku tersebut.
Kalian harus memberikan rangkuman buku dan memberikan kesimpulan bahwa buku tersebut baik untuk dibaca atau tidak untuk dibaca.

Buku yang kami teliti :
Belajar Sendiri Zahir Accounting , Himayati,SE


Tujuan kami meninjau buku :
  1. Mengetahui isi buku
  2. Mengetahui gaya bahasa yang di gunakan apakah mudah di mengerti, seperti penggunaan istilah
  3. Mengetahui ilustrasi pendukung seperti gambar
  4. Mengetahui kelebihan  dan kekurangan buku apakah sesuai dengan aplikasi yang disuguhkan

Tujuan penulis menulis buku
Membantu pembaca mudah memahami teori-teori yang disampaikan,kemudian mempraktekan aplikasi yang berhubungan dengan teori tersebut serta untuk membuktikan keunggulan buku.

Rangkuman
Buku ini berisi teori-teori pengantar akuntansi seperti input data perusahaan, transaksi, jurnal, buku besar, sampai dengan laporan keuangan. Disertai pula dengan contoh transaksi perusahaan seperti penjualan dan pembayaran piutang, pembelian dan pembayaran hutang, kas masuk dan kas keluar. Selain laporan keuangan yang disajikan ada juga laporan analisa bisnis dan laporan manajemen. Buku ini juga menjelaskan istilah-istilah aplikasi yang digunakan dan juga di lengkapi dengan ilustrasi gambaran yang memudahkan pembaca mempraktekan aplikasi tersebut.

Kesimpulan
Menurut kami buku ini baik untuk dibaca karena penyampaiannya sudah tepat, penggunaan kata juga mudah dimengerti sehingga buku ini baik di miliki oleh pengguna atau masyarakat yang tertarik mempelajari aplikasi tersebut.